• header
  • header

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 6 MAKASSAR | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 6 MAKASSAR

NPSN : 40311893

Jl.Prof.Dr.Ir.Sutami No.4 Kota Makassar 90244


info@sman6makassar.sch.id

TLP : 0411-510036


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 461289
Pengunjung : 71417
Hari ini : 37
Hits hari ini : 263
Member Online : 7
IP : 3.215.79.204
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • 1 (Alumni)
    2016-09-16 21:31:37

    5|2

Indonesia Kirim Empat Tim ke Olimpiade Sains Internasional 2009




Jakarta, Selasa (7 Juli 2009) -- Pada Bulan Juli 2009 ini Indonesia kembali mengirimkan siswa - siswa sekolah menengah atas (SMA) ke olimpiade sains internasional. Sebanyak empat tim akan berlaga di bidang Fisika, Matematika, Biologi, dan Kimia.

Tim-tim yang akan berlaga membawa nama bangsa diterima Selasa (7/07/2009) oleh Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Suyanto di Gedung Depdiknas, Jakarta.

Pada bidang Fisika, Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) akan berlaga di International Physics Olympiad (IPhO) ke-40 di Merida Yucatan, Meksiko pada 12 - 18 Juli 2009. Pembina pembina Yohanes Surya mengatakan, tim yang diberangkatkan adalah hasil seleksi Olimpiade Fisika Asia ke-10 di Bangkok, Thailand yang meraih dua medali emas, empat medali perak, dan dua medali perunggu. "Targetnya meraih tiga medali emas," katanya.

TOFI terdiri atas Paul Zakharia Fajar Hanakata, siswa SMAN 1 Denpasar, Bali; Dzuhri Radityo Utomo, siswa SMAN 1 Yogyakarta; Andri Pradana, siswa SMAK 1 BPK Penabur DKI Jakarta; Winson Tanputraman, siswa SMAK 1 BPK Penabur DKI Jakarta; dan Fernaldo Richtia Winnerdy, siswa SMAK BPK Penabur, Gading Serpong, Banten.

Pada bidang Matematika, Indonesia mengirim sebanyak enam siswa ke International Mathematical Olympiad (IMO) ke-50 yang diselenggarakan pada 10 - 22 Juli 2009 di Bremen, Jerman. Tim ditargetkan meraih dua medali perak dan empat medali perunggu.

Tim IMO Indonesia terdiri atas Joseph Andreas, siswa SMAK 1 BPK Penabur Jakarta; Aldrian Obaja, siswa SMAK 1 BPK Penabur Bandung; Andreas Dwi Maryanto Gunawan, siswa SMAK Kolese Santo Yusup Malang, Jawa Timur; Raja Oktovin, siswa SMAN 1 Pekanbaru, Riau; Ivan Wangsa Cipta Lingga, siswa SMAK 1 BPK Penabur Jakarta; dan Ronald Widjojo, siswa SMAK St.Louis 1 Surabaya.

Pada bidang Biologi, tim akan berlaga di arena kompetisi International Biology Olympiad (IBO) ke-20  pada 12 - 19 Juli 2009 di Tsukuba, Jepang. Tim IBO mengirimkan sebanyak empat siswa dan ditargetkan menyumbangkan medali emas. Ajang IBO diikuti oleh sebanyak 220 siswa dari 55 negara.

Tim IBO Indonesia terdiri atas Anugerah Erlaut, siswa kelas XII SMA Kharisma Bangsa, Tangerang; Irfan Haris, siswa kelas X SMAN 1 Pringsewu, Lampung; Danang Crysnanto, siswa kelas XI SMAN 1 Wonogiri, Jawa Tengah; dan Elbert Wijaya, siswa kelas XII SMAK Penabur DKI Jakarta.

Adapun pada bidang Kimia, Tim Olimpiade Kimia Internasional (OKI) Indonesia akan bersaing di International Chemistry Olympiad (IChO) ke-41. Kompetisi akan berlangsung pada 18 - 27 Juli 2009 di London, Inggris. Tim OKI mengirimkan sebanyak empat siswa. Tim ditargetkan meraih medali setara penyelenggaraan IChO ke-40 di Budapest, Hungaria yaitu sebanyak satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu atau minimal meraih dua medali perak dan dua medali perunggu. IChO akan diikuti sebanyak 66 negara peserta.

Tim OKI Indonesia terdiri atas Dimas Ramadhan Abdillah Fikri, siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah; Ivana Polim, siswa SMA Sutomo 1 Medan, Sumatera Utara; Bening Tirta Muhammad, siswa SMAN 8 Pekanbaru, Riau; dan Adhitya Mangalaputra, siswa SMAK 1 BPK Penabur, Jakarta Barat.

Suyanto berharap agar tim dapat mempertahankan perolehan medali yang selama ini telah diraih. Dia menyebutkan, sepanjang 2008 Indonesia telah memperoleh sebanyak 118 medali emas dari berbagai ajang olimpiade. "Kepada tim Biologi, Fisika, dan Kimia agar membawa emas sebanyak - banyaknya. Khusus tim Matematika mudah - mudahan medali emasnya pecah tahun ini," katanya.***


Sumber: Pers Depdiknas



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :

Pengirim : Coupis Kampung Inggris -  [coupisdotcom@gmail.com]  Tanggal : 25/07/2018

Menggunakan kombinasi metode, "Guiding, Enjoy, dan Consulting", menjadikan metode unggulan Coupis English Course, Kampung Inggris, 100 kali lebih baik.
Coupis English Course memakai standar Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). CEFR adalah standar yang diakui secara internasional untuk menggambarkan kecakapan berbahasa. CEFR diakui secara luas di seluruh Eropa, dan semakin umum di seluruh dunia.

Kami siap melakukan kerjasama dengan berbagai pihak yakni:

1. SMP ataupun SMA
2. Univesitas / Sekolah Tinggi Akademi
3. Perusahaan Negeri / Swasta
4. Lembaga profesi / Pemerintah / non Pemerintah
5. Organisasi

Dalam rangka meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris verbal dan non verbal.
Kerjasama yang kami tawarkan tidak terbatas waktu liburan dan berlokasi di Kampung Inggris saja, tapi kami siap berkerjasama menjalankan program belajar di luar liburan sekolah dan di lokasi instansi Anda.

download untuk mendapatkan Proposal Penawaran Kerjasama
Download : https://parekampunginggris.co/wp-content/uploads/2017/11/PROPOSAL-Kerjasama-Kampung-Inggris.pdf

jalan Irian Barat no 11, Pelem, Pare, Kediri,
Informasi : 081-234-679-893

https://parekampunginggris.co/



   Kembali ke Atas